Islam, negara dan keadilan

Sheikh al-Islam Ibn Taimiyah rahimahullah (wafat 728H) berkata dalam kitabnya, Majmu’ al Fatawa:

وأمور الناس تستقيم في الدنيا مع العدل الذي فيه الاشتراك في أنواع الإثم: أكثر مما تستقيم مع الظلم في الحقوق وإن لم تشترك في إثم؛ ولهذا قيل: إن الله يقيم الدولة العادلة وإن كانت كافرة؛ ولا يقيم الظالمة وإن كانت مسلمة. ويقال: الدنيا تدوم مع العدل والكفر، ولا تدوم مع الظلم والإسلام.

Maksudnya: “Urusan manusia di dunia ini akan tetap tertegak lurus bersama keadilan yang disertai dengan berbagai macam dosa, lebih lurus daripada urusan yang bersama kezaliman dalam hak, meskipun tidak disertai dengan satu pun dosa.

Oleh sebab itu, ada yang mengatakan, “Sesungguhnya Allah akan menegakkan negara yang adil, sekalipun (negara itu) Kafir, dan Dia tidak akan menegakkan negara yang zalim, sekalipun (negara itu) Islam.”

Ada juga yang mengatakan, “Dunia akan tetap bertahan bersama keadilan dan kekufuran, tetapi tidak akan bertahan bersama kezaliman dan Islam.

Bagi komen sikit...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: